 Secara garis besar sumber pendanaan dapat dikelompokan menjadi dua
 Ekuitas: mengeluarkan modal saham, memang resikonya lebih kecil, tetapi pemilik akan kehilangan sebagian pengendalian perusahaan. Jika perusahaan tdk memperoleh laba, investor ekuitas hanya menerima return yang mengecewakan.
 Hutang: kemungkinan akan bisa meningkatkan keuntungan yang lebih tinggi, namun resikonya juga tinggi
 Selain mengeluarkan saham, sebagian besar sumber pendanaan untuk equitas adalah: tabungan pribadi, teman2 dan saudara, investor kecil.
 Sedangkan sumber pendanaan utang adalah penyalur, bank komersial, program pemerintah, dan lembaga keuangan masyarakat.
 Bank pada umumnya membutuhkan jaminan pinjaman untuk mengurangi resiko tidak tertagihnya pinjaman jika perusahaan yang di beri pinjaman bangkrut. Jaminan yang diperlukan memiliki kharakteristik sbb:
 Nilai jaminan lebih besar atau minimal sama dengan jumlah pinjaman. Semakin likuid jaminan, bagi bank makin baik.
 Mudah dijual kembali. Jaminan tidak dalam perkara
 Jaminan yang bersangkutan harus bisa dibuktikan sebagai milik penerima pinjaman
 Kiat berhubungan dengan bank/ langkah persiapan:
 Wirausahawan harus bisa membuktikan bahwa ia adalah pengusaha yang mempunyai prospek bisnis yang cerah dan mampu mengembalikan pinjaman tsb
 Permohonan pinjaman jangan langsung diajukan pada bank, disarankan untuk terlebih dahulu membuka rekening di bank tersebut, baik rekening tabungan, deposito, ataupun giro
 Mempersiapkan minimal 5 hal:
 Pembukuan: neraca, aliran kas, laporan rugi laba
 Ijin usaha
 Agunan, yang dapat berupa: tanah atau kendaraan
 Rekening koran selama 3 bulan terakhir
 Referensi dari mitra usaha (personal guarantee)
 Ciri ciri BMT
 Modal pendirian awal 10 juta paling sedikit 5 juta
 Berorientasi bisnis, mencari laba bersama
 Ditumbuhkan dari bawah berlandaskan peran serta masyarakat di sekitarnya
 Memberikan pembiayaan usaha dari rp 50 rb sampai dengan 2 juta tergantung dari perkembangan dan prospek usaha.
 Bukan lembaga sosial tapi dapat digunakan untuk penggunaan zakat, infaq, shodaqoh bagi kesejahteraan orang banyak.
 Merupakan lembaga milik mayrakat sekitarnya dan dikendalikan oleh wakil wakil masyrakat di lingkungan itu, keuntunganya pun juga menjadi milik masyarakat setempat. Read More......

Membuka bisnis baru


 Alasan seseorang membuka bisnis baru:
 Mencoba memanfaatkan penemuan baru
 Mengambil keuntungan dari lokasi, peralatan, produk, atau layanan pekerjaan, dan pemasok yang ideal.
 Menghindari ikatan dengan pihak lain yang tidak di inginkan
 Ide dan impian
 Jika ada modal usaha yang lebih penting dari pada uang, modal itu adalah ide2 cemerlang dan impian yang menggairahkan pemiliknya (harefa,2002)
 Kreativitas
 Kreativitas adalah kemampuan untuk mengkombinasikan element element dari beberapa pengetahuan dan pengealaman dengan meninggalkan pola dan struktur berpikir tradisional untuk menemukan ide ide baru yang berguna (siswanto,1998)
 Dengan demikian kreativitas mengandung pengertian:
 Menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada
 Hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara yang baru
 Menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik.
 Rahasia kewirausahaan dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang di hadapi setiap hari (suryana,2003)
 Pengetahuan tentang kreatifitas ditunjukan dengan 4-P, yaitu
 Orang yang kreatif (creative person)
 Proses yang kreatif (creative proses)
 Produk yang kreatif (creative produk)
 Lingkungan yang kreatif (creative place)
 Ciri ciri orang kreatif
 Rasa keingin tahuan yang besar
 Terbuka akan hal hal baru
 Bersikap mandiri
 Tdk tergantung pada sesuatu atau orang lain
 Gaya kerja yang berorientasi tinggi
 Disiplin
 Keberanian untuk menaggung resiko
 Proses yang kreatif terjadi pada dua tingkat, yaitu dalam kepala orang tersebut dan tingkat kedua adalah proses kreatif pada kelompok individu. Dalam tahapan individu, proses kreatif mencakup 4 tahapan yaitu:
 Persiapan: yaitu individu berusaha untuk mendapatkan gambaran yang jelas dari permasalahan
 Inkubasi: di tandai oleh pengambilan jarak individu bersangkutan dengan permasalahan
 Iluminasi: mulai dibangun konsep, ada hubungan ke solusi pontensial
 Verifikasi: kelayakan solusi diperiksa lagi, baik teknis maupun pemasaran
 Produk yang kreatif berkenaan dengan: keaslian, kemungkinan bisa direalisasikan, tingkat transformasi suatu produk, dan tingkat konsentrasi
 Lingkungan yang kreatif adalah berbagai kondisi yang mendukung cara berfikir kreatif juga secara positif mempengaruhi tingkat inovasi.
 Untuk mengembangkan keterampilan kreatif digunakan otak sebelah kanan dengan ciri-ciri:
 Selalu bertanya ” apa ada cara yang lebih baik”
 Selalu menantang kebiasaan, tradisi, dan kebiasaan rutin
 Berefleksi/ merenungkan, berfikir mendalam.
 Berani bermain mental
 Menyadari kemungkinan banyak jawaban dari pada satu jawaban yang benar
 Melihat kegagalan dan kesalahan hanya sebagai jalan untuk mencapai sukses.
 Adapun hambatan hambatan pada kreatifitas menurut roger von oech dalam bukunya ”whack on the side of head” meliputi:
 Searching for the one “right” answer, yaitu: berusaha menemukan hanya satu jawaban yang benar, jadi tidak terbiasa dengan beberapa jawaban atau pandangan yang berbeda.
 Focusing on the “being logical”, yaitu berfokus pada berfikir secara logika, tdk bebas berfikir secara non logika dengan imajinasi dan berfikir kreatif.
 Blindy following the rules, berlindung pada aturan yang berlaku (tidak fleksibel,kaku)
 Costanly being practical, terikat pada kehidupan praktis semata yang membatasi ide ide kreatif
 Viewing plays as frivolous
 Becoming everly specialized yaitu spesialisasi
 Avoiding ambiguity
 Fearing looking foolish kawatir dianggap bodoh jika berfikir berbeda dengan kebiasaan atau berbeda dengan orang lain.
 INOVASI
 Menurut Webster’s college dictionary inovasi adalah pengenalan ke sesuatu yang baru. Orang yang inovatif ditandai oleh kecendrunganya memperkenalkan gagasan, metode, peralatan, prosedur, dan produk baru yang lebih baik atau lebih bermanfaat.
 Teori inovasi dari Schumpeter : kemajuan hanya akan terjadi kalau ada individu yang menyandang dua profesi yaitu inovator dan enterpreuner.
 Inovasi tidak saja terbatas pada penemuan produk baru, tetapi lebih luas lagi yaitu mencangkup lima macam yaitu
 Diperkenalkanya produk baru yang sebelumnya tidak ada
 Diperkenalkanya cara berproduksi baru
 Pembukaan daerah daerah pasar baru
 Penemuan sumber sumber bahan mentah baru
 Perubahan organisasi industri sehingga efisien
 Teori schumpeter bertentangan dengan metode yang diterapkan oleh IDEO. Perusahaan ini percaya bahwa inovasi tidak harus lahir dari seorang jenius, melainkan bisa dijalakan oleh sebuah tim
 DRUCKER membagi inovasi menjadi dual hal, yaitu: inovasi sosial dan inovasi teknologi. Obyek inovasi sosial tidak berwujud benda, misalnya: kebijakan, prosedur kerja, dan peraturan. Obyek inovasi teknologi berupa benda.
 Freedman melihat inovasi dari sudut pandang bisnis, yaitu:
 Inovasi ditujukan untuk perbaikan kondisi bisnis yang ada atau menciptakan bisnis baru
 Inovasi merupakan proses bertahap
 Tim inovasi mempunyai status ekonomi
 Adanya dukungan dan kepercayaan pihak manajemen
 Inovasi harus dapat meningkatkan hasil dan efisiensi.
 Inovasi sebagai suatu proses dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu:
 Discovery yaitu menemukan gagasan baru
 Invention menemukan solusi tehnik untuk menciptakan produk baru yang lebih baik, proses, material, atau penerapan produk yang ada pada bidang baru.
 Application, yaitu perubahan dari solusi teknik pada suatu produk atau jasa atau proses
 Diffusion, penggunaan hasil inovasi oleh konsumen
 Menurut GYMNASTYAR (2004), beberapa hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan kreativitas dan inovasi adalah sbb:
 Perbanyaklah membaca dan menulis
 Banyak berdiskusi dan bertanya
 Banyak mengadakan study banding dan sering berkeliling mengadakan kunjungan ketempat yang dapat menambah wawasan, memancing inpirasi atau membuka visi baru.
 Banyak merenung(tafakur)
 Banyak berbuat dan mencoba
 Banyak beribadah dan berdoa.
 JENIS JENIS IDE UNTUK MEMULAI SUATU USAHA
 3 MACAM MACAM IDE UNTUK MEMULAI BISNIS BARU:
 Menemukan pasar baru: berkaitan dengan penyediaan barang atau jasa yang belum ada di suatu lokasi, namun telah ada ditempat lain
 Menggunakan tehnologi baru: adanya penemuan teknologi baru suatu produk yang sebelumnya belum pernah ada.
 Menemukan manfaat baru: ide yang ketiga produk berupa barang atau jasa sudah ada sebelumnya di pasar kemudian ada beberaapa penambahan manfaat.
 Sumber ide awal pendirian perusahaan:
 Pengalaman kerja terdahulu
 Minat/hobi
 Munculnya kesempatan dengan penemuan secara tidak sengaja
 Saran
 Pendidikan atau kursus
 Dll
 Kasali (2000) menjelaskan agar usaha membuka bisnis baru ini berhasil seorang calon pengusaha harus mengetahui lima hal penting yang menentukan keberhasilan usaha, yaitu:
 Reputasi dulu, membangun nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas, jaringan, dan harga diri.
 Tumbuh dari bawah, bisnis yang baik dan kuat tidak pernah tiba2 menjadi besar, kalau ini yang terjadi, biasanya fondasi bisnisnya tidak kuat.
 Konsentrasi pada bidang yang dikuasai bidang yang dikuasai bisa berasal dari bangku sekolah formal, pengalaman kerja, atau bisa juga bermula dari hobi.
 Anti kerumunan carilah usaha yang tidak atau belum banyak dilakukan orang.
 Modal hanya sebagai pelengkap, modal dalam bentuk uang jangan dianggap merupakan syarat utama untuk kesuksesan suatu usaha.

Read More......

Membuka bisnis baru


 Alasan seseorang membuka bisnis baru:
 Mencoba memanfaatkan penemuan baru
 Mengambil keuntungan dari lokasi, peralatan, produk, atau layanan pekerjaan, dan pemasok yang ideal.
 Menghindari ikatan dengan pihak lain yang tidak di inginkan
 Ide dan impian
 Jika ada modal usaha yang lebih penting dari pada uang, modal itu adalah ide2 cemerlang dan impian yang menggairahkan pemiliknya (harefa,2002)
 Kreativitas
 Kreativitas adalah kemampuan untuk mengkombinasikan element element dari beberapa pengetahuan dan pengealaman dengan meninggalkan pola dan struktur berpikir tradisional untuk menemukan ide ide baru yang berguna (siswanto,1998)
 Dengan demikian kreativitas mengandung pengertian:
 Menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada
 Hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara yang baru
 Menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik.
 Rahasia kewirausahaan dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang di hadapi setiap hari (suryana,2003)
 Pengetahuan tentang kreatifitas ditunjukan dengan 4-P, yaitu
 Orang yang kreatif (creative person)
 Proses yang kreatif (creative proses)
 Produk yang kreatif (creative produk)
 Lingkungan yang kreatif (creative place)
 Ciri ciri orang kreatif
 Rasa keingin tahuan yang besar
 Terbuka akan hal hal baru
 Bersikap mandiri
 Tdk tergantung pada sesuatu atau orang lain
 Gaya kerja yang berorientasi tinggi
 Disiplin
 Keberanian untuk menaggung resiko
 Proses yang kreatif terjadi pada dua tingkat, yaitu dalam kepala orang tersebut dan tingkat kedua adalah proses kreatif pada kelompok individu. Dalam tahapan individu, proses kreatif mencakup 4 tahapan yaitu:
 Persiapan: yaitu individu berusaha untuk mendapatkan gambaran yang jelas dari permasalahan
 Inkubasi: di tandai oleh pengambilan jarak individu bersangkutan dengan permasalahan
 Iluminasi: mulai dibangun konsep, ada hubungan ke solusi pontensial
 Verifikasi: kelayakan solusi diperiksa lagi, baik teknis maupun pemasaran
 Produk yang kreatif berkenaan dengan: keaslian, kemungkinan bisa direalisasikan, tingkat transformasi suatu produk, dan tingkat konsentrasi
 Lingkungan yang kreatif adalah berbagai kondisi yang mendukung cara berfikir kreatif juga secara positif mempengaruhi tingkat inovasi.
 Untuk mengembangkan keterampilan kreatif digunakan otak sebelah kanan dengan ciri-ciri:
 Selalu bertanya ” apa ada cara yang lebih baik”
 Selalu menantang kebiasaan, tradisi, dan kebiasaan rutin
 Berefleksi/ merenungkan, berfikir mendalam.
 Berani bermain mental
 Menyadari kemungkinan banyak jawaban dari pada satu jawaban yang benar
 Melihat kegagalan dan kesalahan hanya sebagai jalan untuk mencapai sukses.
 Adapun hambatan hambatan pada kreatifitas menurut roger von oech dalam bukunya ”whack on the side of head” meliputi:
 Searching for the one “right” answer, yaitu: berusaha menemukan hanya satu jawaban yang benar, jadi tidak terbiasa dengan beberapa jawaban atau pandangan yang berbeda.
 Focusing on the “being logical”, yaitu berfokus pada berfikir secara logika, tdk bebas berfikir secara non logika dengan imajinasi dan berfikir kreatif.
 Blindy following the rules, berlindung pada aturan yang berlaku (tidak fleksibel,kaku)
 Costanly being practical, terikat pada kehidupan praktis semata yang membatasi ide ide kreatif
 Viewing plays as frivolous
 Becoming everly specialized yaitu spesialisasi
 Avoiding ambiguity
 Fearing looking foolish kawatir dianggap bodoh jika berfikir berbeda dengan kebiasaan atau berbeda dengan orang lain.
 INOVASI
 Menurut Webster’s college dictionary inovasi adalah pengenalan ke sesuatu yang baru. Orang yang inovatif ditandai oleh kecendrunganya memperkenalkan gagasan, metode, peralatan, prosedur, dan produk baru yang lebih baik atau lebih bermanfaat.
 Teori inovasi dari Schumpeter : kemajuan hanya akan terjadi kalau ada individu yang menyandang dua profesi yaitu inovator dan enterpreuner.
 Inovasi tidak saja terbatas pada penemuan produk baru, tetapi lebih luas lagi yaitu mencangkup lima macam yaitu
 Diperkenalkanya produk baru yang sebelumnya tidak ada
 Diperkenalkanya cara berproduksi baru
 Pembukaan daerah daerah pasar baru
 Penemuan sumber sumber bahan mentah baru
 Perubahan organisasi industri sehingga efisien
 Teori schumpeter bertentangan dengan metode yang diterapkan oleh IDEO. Perusahaan ini percaya bahwa inovasi tidak harus lahir dari seorang jenius, melainkan bisa dijalakan oleh sebuah tim
 DRUCKER membagi inovasi menjadi dual hal, yaitu: inovasi sosial dan inovasi teknologi. Obyek inovasi sosial tidak berwujud benda, misalnya: kebijakan, prosedur kerja, dan peraturan. Obyek inovasi teknologi berupa benda.
 Freedman melihat inovasi dari sudut pandang bisnis, yaitu:
 Inovasi ditujukan untuk perbaikan kondisi bisnis yang ada atau menciptakan bisnis baru
 Inovasi merupakan proses bertahap
 Tim inovasi mempunyai status ekonomi
 Adanya dukungan dan kepercayaan pihak manajemen
 Inovasi harus dapat meningkatkan hasil dan efisiensi.
 Inovasi sebagai suatu proses dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu:
 Discovery yaitu menemukan gagasan baru
 Invention menemukan solusi tehnik untuk menciptakan produk baru yang lebih baik, proses, material, atau penerapan produk yang ada pada bidang baru.
 Application, yaitu perubahan dari solusi teknik pada suatu produk atau jasa atau proses
 Diffusion, penggunaan hasil inovasi oleh konsumen
 Menurut GYMNASTYAR (2004), beberapa hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan kreativitas dan inovasi adalah sbb:
 Perbanyaklah membaca dan menulis
 Banyak berdiskusi dan bertanya
 Banyak mengadakan study banding dan sering berkeliling mengadakan kunjungan ketempat yang dapat menambah wawasan, memancing inpirasi atau membuka visi baru.
 Banyak merenung(tafakur)
 Banyak berbuat dan mencoba
 Banyak beribadah dan berdoa.
 JENIS JENIS IDE UNTUK MEMULAI SUATU USAHA
 3 MACAM MACAM IDE UNTUK MEMULAI BISNIS BARU:
 Menemukan pasar baru: berkaitan dengan penyediaan barang atau jasa yang belum ada di suatu lokasi, namun telah ada ditempat lain
 Menggunakan tehnologi baru: adanya penemuan teknologi baru suatu produk yang sebelumnya belum pernah ada.
 Menemukan manfaat baru: ide yang ketiga produk berupa barang atau jasa sudah ada sebelumnya di pasar kemudian ada beberaapa penambahan manfaat.
 Sumber ide awal pendirian perusahaan:
 Pengalaman kerja terdahulu
 Minat/hobi
 Munculnya kesempatan dengan penemuan secara tidak sengaja
 Saran
 Pendidikan atau kursus
 Dll
 Kasali (2000) menjelaskan agar usaha membuka bisnis baru ini berhasil seorang calon pengusaha harus mengetahui lima hal penting yang menentukan keberhasilan usaha, yaitu:
 Reputasi dulu, membangun nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas, jaringan, dan harga diri.
 Tumbuh dari bawah, bisnis yang baik dan kuat tidak pernah tiba2 menjadi besar, kalau ini yang terjadi, biasanya fondasi bisnisnya tidak kuat.
 Konsentrasi pada bidang yang dikuasai bidang yang dikuasai bisa berasal dari bangku sekolah formal, pengalaman kerja, atau bisa juga bermula dari hobi.
 Anti kerumunan carilah usaha yang tidak atau belum banyak dilakukan orang.
 Modal hanya sebagai pelengkap, modal dalam bentuk uang jangan dianggap merupakan syarat utama untuk kesuksesan suatu usaha.

Read More......

bisnis keluarga


 Bisnis keluarga adalah: keterlibatan dua orang tau lebih anggota keluarga dalam bisnis yang sama atau perusahaan yang secara turun temurun dikelola oleh keluarga.
 Keuntungan bisnis keluarga
 Dengan adanya ikatan keluarga yang kuat, maka mereka akan tetap terikat erat pada bisnis dalam keadaan senang maupun susah.
 Mungkin saja dengan dengan terjadinya penurunan keuntungan akan menyebabkan karyawan yang bukan anggota mencari pekerjaan lain karena ia berkurang gajinya, tetapi mungkin bagi anggota keluarga ini tak jadi masalah.
 Retret keluarga adalah pertemuan informal diantara anggota keluarga, diluar acara rutin untuk memikirkan persoalan persoalan strategis pada waktu yang akan datang di dalam bisnis keluarga yang diadakan di lokasi yang jauh. Diharapkan dengan cara ini para anggota keluarga akan terbebas dari rutinitas dan sanggup bertukar pikiran dengan jernih dan merupakann suatu forum untuk introfeksi, pemecahan masalah, pembuatan kebijakan, dan mempererat hubungan keluarga.
 Retret yang efektif:
 Nyatakan sejelas jelasnya tujuan retret
 Tentukan lokasi retret
 Desain acara retret dengan seksama
 Edarkan agenda retret ke semua yang terlibat
 Kendalikan acara dengan efektif
 Atur makanan yang tepat dan pastikan kehadiran pembicara tamu
 Edarkan tindak lanjut hasil retret
 Dapatkan umpan balik retret yang sudah dilakukan
 Laksanakan keputusan retret dengan konsekuen
 Langkah langkah agar proses suksesi kepemimpinan dalam perusahaan berhasil:
 Tahap prabisnis
• Pada tahap ini anak mempunyai potensi untuk megantikan peran orang tuanya, diperkenalkan dengan bisnis
 Tahap pengenalan
• Calon pengganti sudah mulai memasuki bisnis dengan bekerja sebagai karyawan paruh waktu, sudah mulai di perkenalkan pada orang2 tertentu yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan usaha orang tuanya
 Tahap pengenalan fungsi
• Mulai bekerja pada bagian bagian departemen pada perusahaan keluarga tsb. Suatu saaat bekerja di gudang, kemudian di coba di tempatkan dibagian distribusi dan departemen lainya.
 Tahap pelaksanaa fungsi
• Tahap dimana sudah bisa diangkat jadi karyawan tetap
 Tahap pengembangan fungsi
• Sudah mempunyai bawahan untuk di pimpin, memberikan arahan pada karyawan, memberi teguran pada bawahan yang melanggar aturan.
 Tahap pergantian awal
• Anak sudah di percaya untuk menjadi pimpinan dalam perusahaan, walaupun untuk memimpin perusahaan keluarga ini ia masih membutuhkan saran dan nasehat dari orang tuanya
 Tahap kedewasaan pengganti
• Pengganti sudah memmimpin perusahaan secara menyeluruh.

 Alternatif lain dalam pengelolaan bisnis keluarga( apabila keluarga tidak ada yang mau meneruskan:
 Merekrut tenaga frofesional untuk mengelola bisnis keluarga
 Membagi warisan, menjual saham Read More......
Lifestyle Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Label

 

Copyright 2008 All Rights Reserved | Revolution church Blogger Template by techknowl | Original Wordpress theme byBrian Gardner